Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Gerimis, Kau tak Ku Undang

Photo by pixabay.com
Sejukmu membuatku kaku
Menggigil yang sudah lama beku

Rintikannya begitu syahdu
Tiap jatuhannya bergelora rindu

Kabut yang mulai menutupi jalan-jalan berliku
Membuat pandangan meraba sendu

Rupanya, bahagia tak kudapatkan pada waktu itu
Gerimis menertawakan kisah pilunya aku
Berselimut pun, sikapnya tetap saja membuat pilu

Maaf gerimis, candaanmu sungguh terlalu
Menyayat hati yang sudah menjadi debu

Betapa bodohnya aku
Mencintai dengan bebarapa kata rayu
Yang kudapatkan hanyalah lemparan batu

Posting Komentar untuk "Gerimis, Kau tak Ku Undang"