Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ambigu Dibalik Hujan yang Merindu

Photo by pixabay.com

Ada rindu dibalik hujan
Yang kian menyusup pada naluri kebasahan 
Ada kata yang tak saling terucap pada perpisahan

Ambigu-ambigu terus berdatangan
Berdatangkan aura kejutan 
Membuat risih hingga ke palung zona nyaman

Kau yang sedang berdiskusi dengan mesranya ucapan
Kepada hujan yang tiba-tiba reda karena guyonan

Kau yang sedang menari dengannya siksaan
Kepada ku jua kau pulangkan 

Kau yang sedang menangis buta denganya bisu berkehangatan
Kepada reda berbisik kemudian

Sampai saat itu ceritanya aku pada penulisan
Pada akhirnya aku berjalan

Maaf! hujan terlalu badai dengannya
aku tak dapat lagi mendengar rintikan-rintikan

Posting Komentar untuk "Ambigu Dibalik Hujan yang Merindu"